Connect with us

Basketball

UPH Susul UEU

The Eagles menaklukkan favorit kuat lainnya, Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB) Bandung, pada Selasa (14/8).

Universitas Pelita Harapan (UPH) Banten kembali membuktikan diri sebagai salah satu kandidat kuat juara LIMA Basketball Nationals 2018. Dalam upaya mempertahankan gelar juara, The Eagles menaklukkan favorit kuat lainnya, Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB) Bandung, pada Selasa (14/8).UPH pun bisa melupakan kekalahan di fase grup dari Univ. Esa Unggul (UEU) Jakarta dengan tiket ke empat besar ini. Kemenangan UEU di perempat final beberapa jam sebelum duel dengan ITHB boleh jadi turut melecut motivasi UPH.
Dalam laga delapan besar kompetisi di GOR Univ. Airlangga (Unair) Kampus C, Surabaya, ini, ITHB membuat start cepat. Juara West Java Conference (WJC) ini dapat unggul 18-10 di lima menit pertama. Jarak delapan angka itu tetap bertahan hingga akhir kuarter pertama. ITHB unggul 25-17.ITHB tampak nyaman di lima menit pertama kuarter kedua. Mereka masih memimpin 32-23. Namun, UPH melejit di kuarter kedua. Juara Greater Jakarta Conference itu berbalik unggul 39-37 ketika rehat antarparuh pertandingan. Perimbangan terjadi di awal kuarter ketiga. Kedudukan 44-44 mewarnai paruh pertama kuarter ketiga ini. UPH kembali menajam di bagian kedua kuarter ketiga. ITHB sempat memperkecil ketertingalan sebelum UPH mencetak angka lagi untuk unggul 55-50. Upaya keras ITHB menekan kerap gagal di kuarter keempat. UPH malah menjauh dengan serangkaian fast break dan penetrasi efektif. Eagles pun melangkah ke semifinal dengan kemenangan cukup meyakinkan, 80-64. Andrian Danny Christianto mencetak 20 poin dan 8 rebound untuk membantu UPH ke semifinal. Pemain ITHB, Yudha Saputera, menjadi pencetak poin dan pembuat assist terbanyak di partai ketat ini dengan 25 poin dan 4 assist. Akan tetapi, torehan itu tak mampu mengangkat timnya. ITHB mesti mengakui ketangguhan UPH Banten. “Lawan membuat awal yang baik, kami membuat penutupan yang baik. Start buruk ini seharusnya tak terjadi dan bisa memberikan masalah di laga berikutnya. Kami siap berlaga di semifinal, siapa pun lawannya. Saya hanya meminta tim untuk beristirahat dan memulihkan fisik untuk semifinal,” tutur Stephen Metcalfe, pelatih UPH. Di semifinal pada Rabu (15/8), UPH akan menghadapi pemenang perempat final antara Univ. Surabaya (Ubaya) dan Univ. Atma Jaya Yogyakarta (UAJY).

Kehadiran dua pemain yang ia kenakan skorsing indisipliner internal dengan dicoret di dua laga Pul A, Muhamad Arrighi dan Yefanus Rendika Mulyono, tampil di laga ini. Arrighi membuat 5 assist dan 11 poin. “Mereka bisa memberikan kontribusi untuk tim, tapi belum maksimal. Saya berharap mereka mendapat pelajaran dari sanksi tersebut. Ini pelajaran untuk kehidupan mereka di masa depan,” ujar Metcalfe.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Basketball