Connect with us

Futsal

Upgrip Incar Semifinal

Palembang – Universitas PGRI Palembang (Upgrip) meraih kemenangan kedua saat bertanding dengan Universitas Sriwijaya (Unsri) di hari keempat LIMA Futsal: Sumatra Conference Season 7. Kemenangan untuk membanggakan kampus yang berlangsung di GOR Dempo, Jakabaring, Senin (21/10) ini diakhiri dengan skor 6-0.

Dari dua pertandingan, Upgrip sudah meraih satu kali kemenangan. Dengan kemenangan kedua ini, Upgrip sudah mengantungi enam poin. Kemenangan ini mereka dapatkan demi mengangkat nama kampusnya kembali di LIMA Futsal: Sumatra Conference Season 7. Pada laga sebelumnya, mereka mengalami kekalahan dari Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP).

Dari segi alur permainan, sebenarnya babak pertama berjalan cukup seimbang. Kedua tim bergantian melakukan penyerangan. Penguasaan bola juga relatif sangat berimbang. Determinasi dan kreativitas menjadi pembeda dan membuat Upgrip unggul jauh. Gol pertama mereka pada menit kedua, misalnya, terjadi karena determinasi M. Alridho Halsan saat merebut bola dari penguasaan lawan untuk kemudian menceploskan bola secara mudah ke gawang Unsri. Determinasi serupa terlihat lagi pada menit kelima. Kali ini giliran Periansyah yang berhasil memaksa pemain Unsri melakukan kesalahan sehingga bola bisa direbut. Secara mudah, Periansyah menyodorkan bola silang ke M. Try Bintang Muharom yang tanpa kesulitan menceploskan bola ke gawang kosong setelah para pemain Unsri salah langkah.

Babak kedua diawali dengan situasi yang mirip pada babak pertama. Permainan diwarnai banyak benturan fisik dari kedua tim. Akan tetapi, Upgrip mampu tampil lebih dingin sehingga lebih efektif dan efisien. Pergerakan dan permutasi posisi para pemain Uprgrip lebih terkoordinasi. Aliran bola mereka juga lebih rapi. Baru tiga menit laga babak kedua bergulir, Uprgrip kembali menuai hasil. Perebutan bola berhasil dikonversi menjadi sebuah peluang oleh flank Achmad Mirza. Pivot M. Mushdiq Asadillah kembali menceploskan bola yang lagi-lagi telah kosong tak terjaga.

Minimnya kreativitas tim Unsri dan pergerakan agresif dua flank Uprgrip membuat Pasukan Kuning lebih sering tertahan di daerah permainan sendiri atau hanya bisa mengakhiri serangan dengan melepaskan tembakan yang tak mengarah ke gawang atau terhadang oleh blok para pemain Upgrip. Hingga paruh pertama babak kedua habis, tidak tampak tanda skenario permainan akan berubah. Pertandingan diakhiri dengan kemenangan Upgrip dengan skor 6-0.

Kemenangan yang diraih Upgrip ditujukan untuk membanggakan kampus yang telah mendukung mereka. Sandy Rangga Saputra, ofisial Upgrip, mengatakan “Anak-anak bermain lepas untuk meraih poin. Masih ada satu pertandingan terakhir di babak penyisihan ini. Oleh karena itu, kami akan mengadakan evaluasi dari tiga pertandingan yang sudah dilakukan. Kami akan berusaha semaksimal mungkin meraih poin penuh lagi di laga selanjutnya agar bisa masuk ke empat besar. Kemenangan ini penting bagi kami karena kampus sangat mendukung kami berlaga di ajang LIMA Futsal ini. Jadi, kami juga ingin membanggakan kampus di kompetisi ini.”

Hasil ini tidak mengubah kedudukan untuk Upgrip. Mereka masih bertahan di posisi ketiga klasemen Pul A dengan enam poin. Berbeda dari Upgrip, hasil ini membuat Unsri kini menjadi juru kunci. Upgrip semakin dekat dengan semifinal, sedangkan Unsri belum bisa masuk ke empat besar LIMA Futsal: Sumatra Conference Season 7.

Laga pada hari kelima, Selasa (22/10), antara Upgrip dan Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) akan menjadi penentu siapa yang akan masuk ke semifinal mewakili Pul A. Unsri, yang tentu tidak ingin gagal lagi, masih bisa menampilkan aksi-aksi terbaik mereka untuk melawan Universitas Bina Darma pada hari yang sama. Datang dan saksikan penampilan Upgrip, Polsri, dan kampus-kampus lainnya secara langsung di GOR Dempo, Jakabaring, atau lewat livestream du Youtube Channel Liga Mahasiswa. www.youtube.com/ligamahasiswa

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Futsal