Connect with us

Badminton

Unsoed Siap Hadapi Semifinal

Rajid Apriawan/Yudhistira Wahyu Pramudya (Unsoed) saat melawan Arba’in Nur Ikhsan/Dimas Ilham Azhari (UTP) di LIMA Badminton CJYC Season 7 pada Rabu (27/3).

Yogyakarta – Partai pertama LIMA Badminton: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference menghadirkan pertandingan antara Universitas Tunas Pembangunan (UTP) dan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) pada Rabu (27/3).

UTP mengirim Mohammad Aris Widodo di nomor pertama untuk melawan Asydika Vito Indarto. Tunggal pertama Unsoed tersebut memenangi gim pertama dengan 21-16. Di gim kedua, giliran Aris yang mencetak poin untuk UTP dengan 21-17. Saat skor imbang 1-1, Asydika kembali unggul di babak penentuan dan permainan ditutup dengan kemenangan Unsoed di skor 11-4

Di nomor kedua, ada ganda pertama UTP, Arba’in Nur Ikhsan/Dimas Ilham Azhari yang harus berhadapan dengan Rajid Apriawan/Yudhistira Wahyu Pramudya. Putra Unsoed kembali menyumbang poin untuk kampusnya dengan menundukkan Arba’in/Dimas di skor 21-18, 21-16.

Rubber game juga terjadi di nomor tripel. UTP unggul lebih dulu di gim pertama lewat Mohammad Aris Widodo/Samudra Buana Kusuma Jaya/Panji Tetuko dengan 21-19 saat bertanding dengan Julian Reza Fadila/Tegar Dirgantara/Muhammad Nursandy Praharsa. Angka 21-19 juga menjadi skor akhir gim kedua, namun kemenangan tersebut diraih oleh trio Unsoed. Di babak penentuan, poin kembali direbut oleh Aris/Samudra/Panji dan pertandingan berakhir dengan kemenangan UTP 11-10. Kedudukan sementara menjadi 2-0 untuk Unsoed.

Saat bertanding sebagai tunggal kedua UTP, Destyan Fredi Damara berhasil menaklukkan Eranio Gery Sudiro dengan skor 21-18, 23-21.

Di nomor terakhir, Unsoed kembali mencuri poin dengan mudah saat ganda kedua mereka, Asydika Vito Indarto/Muhammad Nursandy Praharsa bersaing dengan Afnan Mujahid/Samudra Buana Kusuma Jaya. Asydika/Nursandy memenangi pertandingan dengan skor telak 21-3, 21-9.

Dengan hasil tersebut, Unsoed akan melaju ke semifinal yang akan dilaksanakan besok, Kamis (28/3).

“Awalnya kami menargetkan skor 4-1. Akan tetapi, itu tidak masalah karena kami bisa tetap menang walaupun dengan skor 3-2,” ujar Titut selaku manajer Unsoed.

“Saya rasa salah satu alasan Unsoed unggul adalah di strategi penyusunan pemain yang tepat. Karena itu, untuk pertandingan semifinal besok kami akan berjuang lagi, kalau bisa minimal mendapat peringkat ketiga,” tambahnya.

Sementara Manajer UTP, Hisyam, berkata, “Penyebab kekalahan kami yang selalu mendapat poin 2-3 mungkin karena mental para pemain. Biasanya kalau sudah di poin-poin kritis tim kami tidak bisa bermain dengan tenang, dan itu menyebabkan mereka terus membuang poin.”

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Badminton