Connect with us

Futsal

UNJ Ditunggu UBL di Final

Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melaju ke laga puncak LIMA Futsal usai meredam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dengan skor 3-1. Senin (3/12).

Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melaju ke laga puncak LIMA Futsal: Air Mineral Prim-A Greater Jakarta Conference 2018. Di semifinal pada Senin (3/12), UNJ meredam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

UNJ tampil di empat besar usai memuncaki klasemen akhir Pul B. UIN Jakarta melaju ke semifinal sebagai juara Pul D, melewati runner-up turnamen musim lalu, Univ. Gunadarma.

Dengan keberhasilan melangkah ke empat besar melalui jalan berat, UIN Jakarta mencoba meneruskan kepercayaan diri itu dalam duel empat besar di GOR Basket Patriot, Bekasi, ini.

Namun, UNJ segera memperlihatkan ambisi mereka menembus final. Andalan mereka, Febrian Aldiansyah (10), menjebol gawang UIN Jakarta di menit pertama melalui serangan balik cepat yang diwarnai aksi individual Febrian sekaligus kerja sama menawan dengan dua rekannya.

UIN Jakarta, yang tampil dengan kostum hitam, bisa mengklaim bahwa mereka terlambat panas. Mereka bisa membalas di pengujung babak pertama. Pada menit ke-18, Muhamad Fahreza (14) menyamakan kedudukan melanjutkan kendali dan operan apik dari Ahmad Fathul Himam Maskur (22) di sayap kiri.

Kedudukan seri 1-1 mewarnai jeda antarbabak duel ini.

Duel mengetat lagi setelah turun minum. Kedua tim silih berganti meluncurkan serangan, tapi kerap terhadang sebelum memasuki pertengahan babak kedua itu.

Kapten UNJ, Septian Alwi (7), memupus kebuntuan di menit  ke-30 melalui sebuah serangan yang ia bangun dari belakang. UNJ, berkostum merah di partai ini, kembali unggul.

Rapatnya pertahan menjadi kunci keberhasilan UNJ. Saat mendapat tekanan, UNJ malah bisa memperbesar keunggulan.

Di menit akhir pertandingan, Khairul Imam (9) menuntaskan aksinya mengambil bola dari penguasaan lawan. Tembakannya dari sayap kiri bersarang di tiang jauh gawang UIN Jakarta. UNJ memenangi laga ini dengan skor 3-1.

“Alhamdulillah, puji syukur atas hasil ini. Hasil ini kami dapatkan berkat kerja keras tim. Mereka menunjukkan perkembangan di setiap latihan. Di final nanti, kami akan memperbaiki kesalahan-kesalahan kecil dan bermain lebih efektif lagi,” ucap Aryono Fajar Harianto, pelatih UNJ.

“Walau kalah, kami tetap bersyukur. Setidaknya kami sudah lolos ke LIMA Futsal Nationals dalam keadaan baik. Kami mungkin juga kurang beruntung di semifinal ini. Banyak peluang yang dimentahkan kiper UNJ yang tampil baik hari ini. Di perebutan peringkat ketiga, kami akan bermain aman dan berusaha menikmati laga karena target Nationals sudah kami raih,” ujar pelatih UIN Jakarta, Syaifullah Nur.

Di final, UNJ akan menghadapi Univ. Budi Luhur (UBL) yang menyingkirkan juara bertahan, STIE Bhakti Pembangunan (STIE BP) beberapa saat sebelumnya.

“Saya dan tim yakin 100 persen dapat mengalahkan UBL di final nanti,” ujar Aryono, arsitek UNJ.

UBL Singkirkan Juara Bertahan

Universitas Budi Luhur (UBL) berhasil melangkah ke final LIMA Futsal: Air Mineral Prim-A Greater Jakarta Conference 2018. DI semifinal pada Senin (3/12), mereka mengalahkan STIE Bhakti Pembangunan (STIE BP) yang merupakan juara bertahan.

Duel kedua tim ini juga merupakan pertemuan dua juara LIMA Futsal GJC dua edisi terakhir. UBL tampil di empat besar tahun ini sebagai juara Pul A. STIE BP merupakan juara Pul C.

Sebagai juara  bertahan tahun ini, STIE BP mendapat perlawanan sengit dari UBL.

STIE BP, yang turun dengan kostum kuning, bisa memimpin lebih dulu. Di menit ke-14, Abdul Rachim (11) melepaskan tembakan ke gawang yang ditinggalkan kiper UBL yang mencoba naik membantu serangan. Keunggulan satu gol STIE BP asuhan Eka Sanjaya ini bertahan hingga rehat antarbabak.

UBL menaikkan tekanan di babak kedua duel di GOR Basket Patriot, Bekasi, ini. Tim yang ditangani Arief Nurrhamadan ini memetik buahnya menjelang pertengahan paruh kedua pertandingan ini.

Pada menit ke-29 melalui sebuah bangunan serangan, kapten UBL, Ernansyah (10), melesatkan gol tembakan dari luar lingkaran pertahanan STIE BP. Skor menjadi 1-1.

Tensi laga pun meningkat. Permainan keras yang tergelar masih dalam sportivitas.

Pada akhirnya, UBL membuktikan ambisi mereka kali ini. Dalam sebuah permainan operan jarak jauh yang apik, UBL mencetak gol keduanya di menit terakhir duel.

Setelah menerima kick-in Rama Adithia (24), Aldi Dwi Nugroho (8) mengirim sodoran cepat dari sayap kanan ke depan gawang melewati pemain dan kiper STIE BP. Rakha Athallah (97) yang menunggu di tiang jauh pun secara mudah menyarangkan bola ke gawang STIE BP.

Upaya STIE BP menyamakan skor tak menemui hasil sampai akhir duel ketat ini.

Di laga puncak yang akan dihelat pada Selasa (4/12), UBL akan bertemu pemenang semifinal kedua, Univ. Negeri Jakarta (UNJ). STIE BP menghadapi UIN Jakarta di perebutan peringkat ketiga.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Futsal