Connect with us

LIMA Football: Air Mineral Prim-A GJC Season 7

UAI Petik Pelajaran Lagi Berkat UBL

Tangerang – Tim debutan, Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), memetik pelajaran berharga lagi di hari keempat LIMA Football: Air Mineral Prim-A Greater Jakarta Conference Season 7, Kamis (29/8), setelah kalah dari Universitas Budi Luhur (UBL). Meski harus melawan tim tradisional, UAI tetap menunjukkan kemampuan terbaiknya pada laga di Stadion Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ)  ini.

UBL sudah mencoba mendominasi sejak awal pertandingan. Mereka menciptakan gol pertama lewat sundulan Muhammad Gilang Maulid di menit keenam. Pada menit ke-10, UAI mendapat kesempatan menyamakan skor via tendangan bebas. Namun, sepak bebas Mohammad Dio Rizky dihalau pemain UBL.

Meski harus melawan UBL yang merupakan tim tradisional LIMA Football, UAI selalu menunjukkan semangat bermain pada keikutsertaan pertama mereka di LIMA Football: Air Mineral Prim-A Greater Jakarta Conference musim ini. Beberapa kali, mereka juga sempat mendapat peluang untuk mencetak gol. Setelah membuat aksi tim yang bagus pada menit ke-29, tim debutan tersebut mencatat shot on target pertama melalui Muhammad Ikbal. Namun, bola masih mengarah ke atas mistar gawang.

Di laga ini, UBL mendapat sembilan gol. Tiga gol diciptakan Irwanto Bajo pada menit ke-46, 53, dan 67. Gilang mencetak satu gol lagi pada menit ke-23, dan Zharul Mardiansyah pada menit ke-33. Mohammad Ibnu  Rofly menambah gol pada menit ke-38, Aditya Eka Permana pada menit ke-82, dan Alfin Egi Amirrawan padanmenit ke-86.

Dengan hasil ini, UAI masih berada di dasar klasemen. Mereka akan kembali bertanding melawan tim sesama debutan, Universitas Kristen Indonesua (UKI), pada Jumat (30/8). Sementara itu, UBL yang naik satu tingkat dari posisi kelima akan bermain kembali pada Senin (2/8) melawan Universitas Pelita Harapan (UPH) dalam laga yang sangat mungkin memperebutkan peringkat keempat.

“Walaupun hasilnya banyak gol, dengan sisa materi pemain yang ada, mereka sudah bermain secara maksimal dan mengalami perkembangan. Namun, memang permainan mereka masih labil. Para pemain masih sering salah oper dan kehilangan bola sendiri. Komunikasi mereka juga kurang baik. Mungkin akibat persiapan kami yang singkat. Intinya, kami harus selalu memberikan pengarahan mereka tanpa lelah,” ujar pelatih UAI, Faisal Rachman.

Sementara itu, Agus Setiawan selaku pelatih UBL berkata, “Alhamdulillah kami diberikan kemenangan. Semoga anak-anak dapat bermain lebih baik lagi di pertandingan selanjutnya. Kami akan mempersiapkan diri dengan baik.”

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in LIMA Football: Air Mineral Prim-A GJC Season 7