Connect with us

Other Sports

Tips Latihan di Bulan Puasa Ala Student-Athlete

Menjadi seorang student-athlete memang tidak mudah. Selain harus mengatur waktu kuliah dan mengerjakan tugas, mereka juga harus menyempatkan diri untuk berlatih. Aktivitas bisa terasa lebih berat saat bulan suci Ramadhan. Meski sedang menahan lapar dan haus, mereka tidak boleh berhenti berlatih. Lalu bagaimanakah cara mereka mengatur waktu latihan di bulan puasa? Berikut rangkuman cara berlatih di bulan puasa ala student-athlete :
1. Ahmad Faiz Fardri Amrullah – Universitas Gadjah Mada Cabang Olahraga Badminton
Menurut Faiz, kalau takut berlatih di siang hari karena lapar dan haus, kita bisa mengganti waktu latihan di malam hari setelah berbuka puasa. Porsi latihan juga bisa dikurangi selama bulan puasa, asal tidak meninggalkan latihan tersebut. Yang biasanya berlatih selama tiga jam, Faiz mengubahnya menjadi 1,5 – 2 jam saja. Hal itu dilakukan agar staminanya tetap terjaga setelah seharian berpuasa. Meski sempat merasa berkesulitan untuk berlatih secara maksimal karena hanya mengisi tenaga saat berbuka, Faiz tetap bersemangat untuk latihan karena selalu berniat di dalam hatinya bahwa setiap latihan adalah untuk ibadah. Menurut Faiz, puasa bukan halangan untuk tidak berlatih.
2. Muhammad Aulia – Universitas Padjajaran Cabang Olahraga Basketball
Jika Faiz mengurangi porsi latihan, berbeda dengan Aulia. Selama bulan puasa, Aulia tidak mengubah waktu atau durasi latihannya, hanya suasananya yang dibuat berbeda. Meski lapar dan haus, Aulia tetap giat berlatih. Menurut Aulia, bulan puasa menjadi ajang untuk memperbaiki fisik karena harus berlatih tanpa mengonsumsi apa pun. Akan tetapi, ia tidak merasa berkesulitan untuk menjalaninya. Justru ia malah merasa berkesulitan apabila berpuasa tanpa bermain basket. Aulia juga berpendapat bahwa kalau sudah suka dan cinta dengan olahraga tersebut, maka akan selalu ada rasa semangat untuk latihan. Aulia memiliki tips tersendiri agar selalu semangat untuk latihan. Tipsnya adalah berpikir bahwa kalau tidak latihan, bahkan jika itu hanya sehari, orang lain akan selalu menjadi lebih baik dari kita.
3. Firman Duta Wibawa – Universitas Darussalam Gontor Cabang Olahraga Football
Sama seperti Faiz, Firman juga mengurasi porsi latihannya selama bulan puasa. Firman berpendapat puasa tidak bisa dijadikan alasan untuk bermalas-malasan. Menurut Firman, saat bulan puasa tidak selalu harus latihan yang berat. Contohnya seperti memperbanyak latihan yang ringan seperti teknik-teknik dalam cabang olahraga itu sendiri. Karena latihan ringan tidak terlalu menguras tenaga. Mungkin memang terkadang sempat merasa kesulitan, namun kita tidak harus meninggalkan latihan hanya karena sedang berpuasa. Salah satu tips agar kuat berpuasa dari Firman adalah memperbanyak konsumsi buah-buahan dan protein saat sahur atau berbuka puasa. Selain itu, kita juga harus beristirahat dengan cukup agar saat latihan bisa bersemangat.
Itulah beberapa tips latihan saat berpuasa dari para student-athlete. Kira-kira tips mana yang sama atau sobat LIMA akan lakukan juga?
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Other Sports