Connect with us

Basketball

Tim Putri Unair Raih Peringkat Ketiga LIMA Basketball

Tim putri Universitas Airlangga (Unair) akhirnya berhasil kembali meraih peringkat ketiga pada LIMA Basketball ini. Peringkat tiga ini diperoleh tim asal Surabaya tersebut setelah berhasil menekuk Unika Soegijapranata dengan selisih poin yang begitu tipis.

Sejak laga dimulai, pertandingan antara kedua tim berlangsung begitu sengit dan ketat dengan perolehan skor yang terus saling menyusul. Unika Soegijapranata berhasil memberikan perlawanan keras yang menyulitkan langkah Unair.

Namun, walaupun sempat tertinggal dua poin pada kuarter pertama, Unair akhirnya berhasil bangkit dan membalikkan kedudukan, hingga akhirnya keluar sebagai juara dengan selisih keunggulan yang masih begitu tipis, yaitu 57-53.

Pelatih tim Unair, Aries Herman, mengakui bahwa pada pertandingan kali ini, Unair bermain dengan disiplin dan mengikuti intruksi dengan baik. Selain itu, kondisi fisik dari para pemain juga masih stabil karena pada pertandingan semifinal kemarin, mereka memang sengaja melepas Ubaya untuk mempertahankan kondisinya pada pertandingan hari ini. Selain itu, salah satu pemain unggulan Unika, Nia Titin, tidak ikut bermain pada pertandingan kali ini.

“Memang kemarin waktu semifinal, strategi kita adalah melepas lawan, Ubaya, agar pada pertandingan hari ini bisa lebih fresh. Alhamdulillah anak-anak mainnya disiplin, mengikuti intruksinya bagus, fisiknya juga masih stabil, dan akurasinya juga lumayan. Mungkin karena seorang bintangnya Unika tidak bermain hari ini, jadi offense-nya Unika agak kendor,” ungkap Aries.

Pelatih Unair tersebut juga mengungkapkan bahwa ia sama sekali tidak menyangka bahwa tim asuhannya berhasil menang. Ia mengaku bahwa target utamanya, yaitu hanya cukup tidak menjadi tim yang terbawah.

“Jelas nggak nyangka, kami targetnya bisa nggak papan bawah aja sudah cukup karena persipan kami juga tidak banyak. Ternyata dikasih kemenangan seperti ini oleh Allah ya Alhamdulillah,” pungkasnya.

Sementara itu, sang kapten tim, Faizzatus Shoimah, mengungkapkan bahwa hal yang menjadikan timnya mampu bangkit dan meraih kemenangan pada pertandingan kali ini, yaitu karena kesabaran mereka dan terus saling support satu sama lain.

“Awalnya sempet stuck juga kan, sempet susah poin. Tapi, kita seperti game-game sebelumnya, temen-temen saling menyemangati kalau ada yang buat salah. Jadi, pedenya balik lagi dan anak-anak bisa main dengan seratus persen lah,” ungkap pemain yang akrab dipanggil Ais ini.

Terakhir, sama seperti sang pelatih, Ais juga mengungkapkan bahwa ia dan timnya sama sekali tidak menyangka akan meraih kemenangan ini, bahkan mereka tidak pernah menyangka dapat maju ke semifinal.

“Seneng banget dan bangga banget sama temen-temen karena sudah berjuang sampai mendapat juara tiga. Kita sendiri nggak nyangka, bahkan bisa sampe semifinal aja kita nggak nyangka, tapi kita sendiri masing-masing udah nanemin yang penting lawatin game per game dan maksimalin game per game, perihal hasil biar Tuhan yang mengatur,” ungkapnya.

Adapun Faizzatus Shoimah sendiri, lagi-lagi mampu menjadi lokomotif bagi timnya dengan keberhasilannya mencetak 21 points, 13 rebound, dan 4 assist.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Basketball