Connect with us

Basketball

Tembakan Tiga Poin Padre Bawa Unair ke Semifinal

Unair menang tipis dengan selisih satu angka, 45-44, atas ITS. Sabtu (4/8).

Sang juara bertahan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ditantang tuan rumah, Universitas Airlangga (Unair) dalam babak penyisihan akhir Pul C LIMA Basketball: McDonald’s East Java Conference (EJC) 2018, Sabtu (4/8). Unair berhasil menyapu bersih fase grup setelah memenangi laga terakhirnya dengan dramatis. Sang tuan rumah merebut tiket langsung ke semifinal di detik-detik terakhir. Tembakan tiga angka Padre Taranngiar (nomor punggung 9) menyelamatkan Unair dari kekalahan. Unair menang tipis dengan selisih satu angka, 45-44, atas ITS.

Unair membuka laga dengan tembakan tiga angka pertamanya. ITS tak tinggal diam. Tim asuhan Madya Firman itu segera membalas. Alhasil, ITS memimpin hingga akhir kuarter pertama. Skor 13-9 menutup kuarter ini untuk keunggulan ITS.

Kedua tim sama-sama mengoleksi tujuh poin tambahan di kuarter kedua. Sang tuan rumah belum mampu mengimbangi poinnya atas ITS. Di akhir kuarter kedua, tim berkostum hitam itu masih unggul dengan skor 20-16.

Keseruan dimulai di kuarter ketiga. Unair mampu bangkit dari ketertinggalannya. Hasil imbang pun berhasil tercipta. Skor 20-20 ditorehkan Unair pada sembilan menit pertama di kuarter ketiga. Di sisa wakti kuarter ketiga, ITS masih agresif dalam menembak. Alhasil, Unair harus kembali mengalah. Kuarter ketiga masih dikuasai ITS dengan skor 35-31.

Unair berhasil memangkas selisih poinnya menjadi satu angka saja dalam dua menit kuarter keempat berjalan. Tembakan demi tembakan dilakukan anak asuh Aries Herman itu. Akhirnya, pada tiga menit sebelum laga berakhir, Unair unggul 39-36.

ITS enggan mengalah. Tim yang dinakhodai Liga Persada (nomor punggung 3) itu kembali melancarkan serangan. Alhasil, keunggulan kembali digenggam ITS hingga lima detik sebelum laga berakhir dengan skor 44-42. Namun, secara dramatis, tembakan tiga poin dari pemain Unair bernomor punggung 9, Padre Taranngiar Hosbach, di sisa waktu empat detik berhasil menyelamatkan Unair dari kekalahan. Laga panas yang digelar di GOR Unair Kampus C ini akhirnya dimenangi sang tuan rumah dengan skor tipis 45-44.

“Setelah dibungkam ITS tiga kuarter pertama, tiba-tiba ada keberuntungan yang datang dengan tembakan three point Padre yang membawa kami ke semifinal,” ujar pelatih Unair, Aries Herman.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Basketball