Connect with us

Basketball

Start Mulus Tim Putri Unair

Tim putri Universitas Airlangga (Unair) tampil cemerlang di laga pertamanya dalam LIMA Basketball: McDonald's East Java Conference (EJC) 2018, debutnya dengan UPH Surabaya dengan skor akhir 65-27. Senin (30/7).

Tim putri Universitas Airlangga (Unair) membuktikan ketangguhannya sebagai tuan rumah. Menghadapi Universitas Pelita Harapan (UPH) Surabaya, Unair tampil cemerlang di laga pertamanya dalam LIMA Basketball: McDonald’s East Java Conference (EJC) 2018 untuk menang dengan skor akhir 65-27.

Laga ketiga di hari pertama kompetisi bola basket tahunan antarmahasiswa ini, Senin (30/7), disajikan Unair kontra UPH Surabaya. Unair tercatat selalu unggul di tiap kuarter. Tim berkostum putih itu dominan dengan selisih masing-masing 12 poin, 26 poin , 32 poin, sebelum akhirnya menutup laga dengan skor 65-27.

Nur Aini (nomor punggung 20) menjadi penyumbang skor terbanyak dengan raihan 13 angka. Annisa Widyarni (6) menyusul catatan bagus Nur Aini dengan total 12 poin yang ia ciptakan untuk Unair.

Sebuah start yang bagus bagi tuan rumah. Aries Herman mengakui bahwa UPH diprediksi menjadi lawan terberat bagi Unair.

“Ya Alhamdulillah kami bisa menang di pertandingan pertama ini. Hasil hari ini menjadi awal yang bagus buat kami. Namun, saya belum puas dengan permainan anak-anak. Mereka masih grogi. Mental mereka masih harus diasah kembali,” ungkap Aries Herman, pelatih Unair.

Ciputra Tekuk Brawijaya, Selisih 20 Poin

Universitas Ciputra Surabaya berhasil memenangi laga pertamanya atas Universitas Brawijaya Malang (UB) dengan skor 44-24. Meski lawan memiliki kekuatan defense yang baik, tim berkostum ungu itu kerap mencetak poin. Kesempatan untuk mendapatkan poin lebih tinggi beberapa kali dilewatkan UB. Kuarter pertama berakhir dengan skor 12-7 untuk keunggulan Ciputra.

Pada kuarter kedua, Ciputra masih memimpin. Evelin Melianawati (nomor punggung 18) kian bersemangat untuk terus mencetak poin terbanyak. Pertarungan ketat  mengakibatkan kedua tim hanya menambahkan masing-masing lima poin. Skor 25-12 untuk Ciputra di kuarter kedua.

Persaingan semakin sengit usai istirahat paruh waktu. Di lima menit pertama kuarter ketiga, papan nilai masih menunjukkan skor 25-12. Namun, Ciputra mengakhiri kuarter ini dengan keunggulan 32-18.

Meski tertinggal jauh, UB yang dipimpin oleh Anindya Astika (nomor punggung 10) tidak berputus asa. Akan tetapi, meski UB menambah enam poin di kuarter penutup, Ciputra mempertegas keunggulan. Skor akhir 44-24 buat Ciputra.

Sugiarto Cahyadi, pelatih UB, mengakui bahwa hasil evaluasi dari tahun lalu adalah mereka harus lebih ketat dalam memperkuat defense. “Tadi anak-anak punya banyak kesempatan untuk mencetak skor, tapi saya meminta tim untuk lebih memperkuat defense. Hasilnya, kami lebih sedikit menghasilkan field goal,” ucap Sugiarto.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Basketball