Connect with us

Basketball

Srikandi Ubaya Siap Jemput Gelar

Ubaya masuk ke semifinal sebagai juara Pul X, sementara Cendana berada di peringkat kedua Pul Y. Semifinal sektor putri LIMA Basketball: McDonald’s East Java Conference (EJC) 2018 pada Minggu (5/8).

Semifinal sektor putri LIMA Basketball: McDonald’s East Java Conference (EJC) 2018 pada Minggu (5/8) menyajikan laga menarik antara sang juara bertahan, Universitas Surabaya (Ubaya), melawan tim terjauh, Perguruan Tinggi Cendana Medan. Ubaya masuk ke semifinal sebagai juara Pul X, sementara Cendana berada di peringkat kedua Pul Y.

Persaingan sengit telah tersaji di kuarter pertama. Awalnya, Ubaya sempat memimpin laga dengan skor 7-0. Cendana hanya mencetak dua angka hingga paruh pertama kuarter pertama ini. Serangan demi serangan pun terus dilancarkan anak asuh Edi Susanto demi mengejar keunggulan Ubaya. Akhirnya, Cendana dapat mengungguli Ubaya di akhir kuarter pertama berkat tembakan dua poin Wydeline (nomor punggung 15), yang memberi selisih satu angka atas Ubaya. Cendana memimpin satu angka di atas Ubaya dengan skor 11-10.

Tak rela dilewati lawan, Ubaya lebih agresif di kuarter kedua. Tim berkostum putih itu menambah 13 angka di kuarter ini. Tiga bola masuk di antaranya merupakan buah dari tembakan tiga poin sang kapten, Roziah (nomor punggung 4). Sementara itu, Cendana hanya dapat menambah empat bola. Tim asal Medan itu kembali harus melihat keunggulan Ubaya di kuarter kedua ini dengan kedudukan 23-19.

Ubaya semakin menekan lawan di paruh kedua pertandingan. Usai jeda antarparuh laga, sang juara bertahan kian menggencarkan tembakan. Roziah kembali menjadi penggerak motor serangan Ubaya dengan menyumbang delapan poin tambahan. Hingga akhir kuarter ketiga, tim asuhan Sapto Wahyu Purnomo itu berhasil mengumpulkan 17 poin tambahan, kontras dengan Cendana yang hanya bisa memasukkan enam poin. Ubaya kembali memperpanjang keunggulannya dengan skor 40-25.

Terpaut 15 angka membuat Cendana sulit mengejar. Alih-alih mengejar, tim yang dinakhodai Meilawati (nomor punggung 9) itu justru tertinggal lebih jauh. Ubaya berhasil memperlebar keunggulannya di kuarter penutup ini. Tim asal kampus yang terletak di bilangan Rungkut, Surabaya, itu akhirnya mengunci kemenangannya dengan skor 50-32.

“Kami sudah prediksi sebelumnya. Kami optimistis bisa mengalahkan Cendana. Namun, untuk hari ini, anak-anak bermain di bawah performa mereka. Saya tahu karakter permainan Cendana. Di kuarter pertama sebenarnya kami bisa mencetak poin lebih banyak. Namun, anak-anak terlalu percaya diri sehingga mereka terlena. Ini yang akan saya benahi untuk pertandingan besok. Anak-anak perlu lebih menghormati lawan,” kata pelatih Ubaya, Sapto Wahyu.

Ubaya semakin dekat dengan keberhasilan mempertahankan gelar. Tim ini menjadi yang pertama mengantungi tiket ke final. Sementara itu, Cendana mesti berkutat di laga perebutan peringkat ketiga pada Senin (6/8) besok.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Basketball