Connect with us

News

Rekomendasi Film Pengadilan Hukum, Cocok Untuk Mahasiswa Hukum

Banyak sekali genre film yang bisa kamu tonton saat di akhir pekan ini, mulai dari film horror, K-drama, atau film-film laga dengan keseruan aksi para actor yang memukau. Tetapi, ada juga film yang mengangkat tentang bagaimana dunia hukum itu berlaku. Film yang membuat kamu mungkin akan sedikit berpikir bagaimana hukum itu harus adil dan sesuai dengan hukuman yag berlaku.

Bagi mahasiswa hukum, mungkin ini bisa menjadi rekomendasi tontonan kamu. Mungkin, bisa juga menjadi pandangan bagaimana dunia hukum setelah kamu lulus nanti. Bahkan, bisa menjadi media belajar kamu, lho! Berikut rekomendasi film bertemakan pengadilan dan dunia hukum yang cocok untuk kamu yang mahasiswa hukum:

1. Dark Waters (2019)

Dark Waters mengisahkan kegalauan dan perjuangan Mark Ruffalo sebagai Robert Billot, pengacara yang mesti membongkar fakta yang disembunyikan oleh DuPont. Kegalauan Billot tersebut bermula ketika seorang peternak tua dari pedalaman West Virginia datang ke kantornya pada 1998. Kala itu, Billot baru saja diterima sebuah firma hukum yang kerap disewa untuk membela perusahaan dengan bayaran yang mahal.

Peternak tua bernama Wilbur Tennant itu mengeluhkan soal kondisi ternaknya yang sakit dan mati, juga peternakannya yang nyaris bangkrut. Dia menduga perusahaan kimia DuPont yang membuang limbah di lahan dekat peternakannya adalah dalang dari segala kejadian tersebut. Robert Bilott tak yakin dengan kesaksian Tennant. Tennant juga menyebut dia datang ke Robert karena tak ada pengacara lokal yang mau membantunya melawan perusahaan raksasa macam DuPont.

Hingga kemudian, insting menuntun Robert mengecek ke lokasi kejadian yang ternyata berhubungan dengan masa lalunya. Di sana, Robert menemukan banyak fakta aneh, mulai dari kondisi sapi yang sakit hingga mati, sampai berbagai kondisi lingkungan alam dan masyarakat setempat yang tak wajar.

Robert pun ingin tahu lebih jauh. Dengan jaringan firmanya yang dekat dengan DuPont selama bergenerasi, Robert berusaha mendapatkan laporan kajian analisis dampak lingkungan di kawasan ternak Tennant. Namun jawaban dari berbagai laporan kajian yang dia dapat sendiri dari DuPont membawa Robert dalam kegalauan pelik. Dia harus memilih untuk mempertahankan karier dan kesejahteraan keluarganya, atau membongkar kebusukan yang selama ini disimpan DuPont dan berpengaruh pada kehidupan masyarakat luas.

2. Just Mercy (2019)

Layar lebar yang dibintangi Jamie Foxx dan Michael B. Jordan ini pun naik popularitasnya. Sinema ini membahas tentang ketidakadilan sistematis di Amerika Serikat yang sejak lama selalu merugikan orang-orang kulit hitam. Salah satunya adalah Walter MacMillian yang dituduh membunuh seorang wanita kulit putih dan akan dijatuhi hukuman mati.

Beruntung dia bertemu dengan Bryan, pengacara kulit hitam yang bekerja untuk pemerintah. Dia pun ditunjuk membantu para napi kulit hitam yang tak bisa membayar biaya pengacara privat. Bryan yang juga seorang kulit hitam pun memperjuangkan hak mereka. Bahkan beberapa kali berhasil membebaskan para napi salah tangkap, termasuk Walter. Ternyata, sinema ini juga diangkat dari sebuah kisah nyata, lho!.

Besutan sutradara Destin Daniel Cretton ini memperlihatkan kegigihan pengacara Bryan Stevenson, yang membela kliennya dengan rangkaian bukti yang mementahkan tuduhan tak berdasar itu. Film ini akan membawamu pada kedalaman emosi, sekaligus memperlihatkan ketakadilan sistem hukum di Amerika Serikat, terutama bagi warga kulit hitam. Dengan akting kelas Oscar dari Michael B. Jordan, Brie Larson dan Jamie Foxx, tak heran Just Mercy mendapat skor 7.6 di situs IMDb.

3. Defending Jacob (2020)

Defending Jacob merupakan serial bergenre misteri kriminal yang mulai ditayangkan Apple TV+ pada 24 April 2020 lalu. Karya sutradara Morten Tyldum ini diadaptasi dari novel berjudul sama karangan William Landay.

Sepanjang delapan episode, Defending Jacob mengisahkan tentang Andy Barber (Chris Evans), seorang asisten jaksa yang dihormati di Newton, Massachusetts. Dia hidup bahagia bersama istrinya, Laurie (Michelle Dockery), dan putra mereka, Jacob (Jaeden Martell), yang berusia 14 tahun.

Suatu hari, Andy ditugaskan mengusut kasus pembunuhan Ben Rifkin, teman sekelas Jacob yang ditemukan tewas dengan luka tikam di perutnya. Andy dan Detektif Pam Duffy (Betty Gabriel) memulai investigasi dengan menanyai siswa di sekolah Jacob.

Andy kemudian bertanya kepada Jacob secara pribadi ketika mereka sedang berada di rumah. Jacob hanya memberitahu ayahnya kalau Ben termasuk siswa yang tak disukai di sekolah. Kontras dengan pernyataan Jacob, Andy menemukan percakapan siswa di media sosial yang menunjukkan simpati terhadap Ben.

Di halaman itu juga, Andy membaca serangkaian komentar yang menuduh Jacob sebagai pembunuh Ben. Keesokan paginya, polisi memberitahu Andy kalau sidik jari Jacob ditemukan di jaket Ben. Karena hal itu, Jacob kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di kantor polisi.

Jacob akhirnya jujur pada Andy kalau dirinya menemukan Ben saat sudah terkapar tak bernyawa. Akan tetapi Jacob memilih diam dan tak melaporkannya karena ketakutan. Andy pun sepenuhnya percaya pada putranya dan berjanji akan menemukan pelaku sebenarnya. Apakah Jacob benar-benar tak membunuh Ben? Temukan jawabannya dalam serial Defending Jacob yang bisa Anda saksikan di Apple TV+.

4. Innocence (2020)

Innocence suguhkan ketegangan sekaligus kepedihan dalam drama pengadilan dan investigasi yang mengungkap keserakahan, rasa bersalah, bahkan rekonsiliasi hubungan kekeluargaan. Drama kriminal thriller ini diperankan Hye-Sun Shin (sebagai pengacara Jung-In) dan Chong-ok Bae (memerankan ibunda Jung-In). Juga didukung Kyung Hong, Shin Moon-Sung dan Jin-yeong Park.

Innocence dimulai dengan upacara pemakaman di sebuah kota kecil, di mana wali kota yang angkuh dan sejumlah warga kota dalam acara itu keracunan setelah meminum anggur yang dicampur pestisida. Tersangkanya istri almarhum Hwa-ja (Chong-ok Bae). Dari sini proses peradilan dimulai. Pengacara muda Jung-in pun kembali dari Seoul ke kota kelahirannya, saat dia mendengar kasus yang menimpa ibunya.

Sepanjang film kamu akan dibuat terpukau pada persoalan dan konflik yang apik. Terutama hubungan pengacara dengan sang ibu, adik lelakinya yang autis, rahasia masa lalu, dan usaha hebat pengacara meyakinkan sidang bahwa sang terdakwa tak bersalah. Bahkan investigasi sang pengacara mengungkap hal-hal tak terduga. Kisah dalam Innocence benar-benar pernah terjadi di Korea, lho!.

5. The Trial of the Chicago 7 (2020)

Film arahan Aaron Sorkin ini terinspirasi dari kisah nyata tentang proses peradilan terhadap delapan aktivis anti-Perang Vietnam dari tiga kelompok berbeda yang kerap dijuluki sebagai Chicago 7. Pada 1968, mereka menggerakkan aksi damai menjelang Konvensi Partai Demokrat di Chicago.

Namun, aksi tersebut berujung ricuh. Setahun kemudian, mereka diadili atas dugaan memicu kericuhan dan pelanggaran perbatasan. Dalam film ini, sistem tersebut diterapkan untuk mengintimidasi kaum hippie, aktivis perdamaian, dan gerakan kulit hitam yang menentang Perang Vietnam.

The Trial of the Chicago 7 menyoroti proses peradilan yang penuh dengan ketidakadilan. Sorotan besar jatuh pada keputusan Presiden Richard Nixon untuk “mempertontonkan” sidang yang disebut-sebut sebagai show trial.

Sistem ini berkembang pada medio 1920-an, di mana persidangan hanya menjadi panggung sandiwara, padahal keputusan hakim terhadap para terdakwa sudah bulat. Sidang biasanya digelar terbuka untuk memberikan pelajaran bagi masyarakat.

Film yang diproduseri Stephen Spielberg ini bertabur bintang Hollywood. Sacha Baron Cohen akan berperan sebagai salah satu anggota Chicago 7, yaitu aktivis kenamaan Abbie Hoffman. Selain Hoffman, formasi Chicago 7 diperkuat oleh Tom Hayden (Eddie Redmayne), David Dellinger (John Carroll Lynch), Bobby Seale (Yahya Abdul-Mateen II), Jerry Rubin (Jeremy Strong), John Froines (Daniel Flaherty, dan Lee Weiner (Noah Robbins). Sejumlah bintang lainnya juga turut meramaikan The Trial of the Chicago 7, termasuk Joseph Gordon-Levitt yang bakal menjadi jaksa Richard Schultz.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in News