Connect with us

Basketball

Raven dan Tirsa Jadi Pemain Terbaik LIMA Basketball WJC Season 6

Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB) dan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) merupakan juara bertahan kompetisi LIMA Basketball West Java Conference (WJC). Seperti kebanyakan tim, kedua tim memiliki satu pemain terbaik yang biasanya diandalkan untuk mencetak banyak poin.

Raven Pradicta Hidayat menjadi salah satu pemain yang sering berkontribusi untuk kemenangan ITHB. Di LIMA Basketball WJC Season 5, Raven memasukkan bola sebanyak 45 kali dengan efisiensi 70. Efisiensi Raven turun saat di Nationals, ia hanya mampu mengantungi 65 poin. Meski Raven memasukkan bola 62 ke ring lawan, kemenangan ITHB di regional belum mampu dibawa ke Nationals. Gelar Nationals putra sering dikuasai oleh Universitas Pelita Harapan (UPH).

Di LIMA Basketball WJC musim lalu, ITHB kembali meraih gelar. Raven menyumbang 67 poin untuk kemenangan ITHB dengan efisiensi 78. Sementara di Nationals, Raven hanya memiliki efisiensi 29 dan 41 kali memasukkan bola. Efisiensi terkecil Raven terjadi saat ITHB melawan UPH di hari kelima LIMA Basketball Nationals Season 6. Efisiensi Raven bahkan minus.

Sementara pemain putri diisi oleh Tirsa Cecilia dari Unpar. Tirsa selalu memiliki angka efisiensi di atas 40 poin. Jumlah efisiensi tertinggi yang diraih Tirsa adalah di pertandingan LIMA Basketball WJC Season 6. Dari lima pertandingan, ia meraih efisiensi sebanyak 73 poin dan 62 kali memasukkan bola ke ring lawan. Di LIMA Basketball Nationals, ia sempat mengalami penurunan. Efisiensi yang didapatkan hanya 49 poin dan mencetak angka 61 kali untuk Unpar.

Sementara di LIMA Basketball WJC Season 5, Tirsa mendapat efisiensi 69 poin dan 66 kali memasukkan bola. Di Nationals, ia menyumbang 61 poin untuk kampusnya dengan efisiensi sebesar 67.

Secara keseluruhan, efisiensi tertinggi yang diraih Tirsa adalah di hari pertama LIMA Basketball WJC musim kelima saat melawan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Ia mengantungi efisiensi sebanyak 33 dengan 30 kali memasukkan bola. Sedangkan yang terendah adalah saat melawan Universitas Surabaya (Ubaya) di LIMA Basketball Nationals musim lalu. Efisiensi Trisa berada di angka minus tiga dan hanya berhasil menyumbang empat poin untuk Unpar.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Basketball