Connect with us

Badminton

Putri UGM Teruskan Hasil Positif

Atika Permatasari/Wafa Rizki/Ni Made Dwi Sri Ganitri (UGM) saat menghadapi

Yogyakarta – Kompetisi LIMA Badminton: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta hari keenam diawali dengan persaingan ketat antara dua tim putri unguulan, Universitas Negeri Semarang (Unnes) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Rabu (27/3).

Pada turnamen yang dilaksanakan di Grha Instiper, Yogyakarta tersebut, Atika Permatasari/Wafa Rizki/Ni Made Dwi Sri Ganitri mewakili UGM di nomor pertama untuk melawan Eka Pratiwi Retno Putri/Rizqita Dwi Putri/Rika Nur Alifah. Atika/Wafa/Ni Made sukses memenangi gim pertama dengan skor tipis 21-19. Di gim kedua, performa tripel Unnes semakin menurun. Eka/Rizqita/Rika ditaklukkan putri UGM dengan skor 21-16.

Tidak seperti pemain tripel UGM yang unggul, tunggal mereka Fadilah Berliana kehilangan poin dan ditundukkan wakil Unnes, Vivi Miati Putri  dengan 12-21, 14-21 poin. Skor menjadi imbang 1-1.

Persaingan ketat terjadi di nomor terakhir yang merupakan pertandingan penentu kemenangan ini. Ni Made Dwi Sri Ganitri/Wafa Rizki harus berhadapan dengan ganda Unnes, Eka Pratiwi Retno Putri/Rika Nur Alifah. Di gim pertama terjadi kejar-mengejar poin. Saat poin di angka 17-17, putri Unnes melejit dan menutup gim di skor 21-18. Di gim kedua, Ni Made/Wafa sukses mencuri poin dari Eka/Rika dengan 21-15 poin. Sementara itu, saat rubber game, ganda UAD kembali mencetak angka dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan  tipis 11-10.

“Pertandingan tadi cukup menarik, tetapi kami juga sempat khawatir karena permainannya sangat ketat. Di nomor tunggal kami kehilangan poin, jadi para pemain di nomor tripel sempat down dan bingung untuk memikirkan pola bermain. Tetapi Alhamdulillah berkat bantuan dan motivasi dari yang lain kami bisa menang,” ungkap Mahardika selaku ofisial UGM.

UGM akan kembali bertanding melawan tim putri unggulan, Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) pada Jumat (29/3). Dalam kesempatan yang sama, ofisial UGM tersebut juga menyatakan pendapatnya untuk pertandingan nanti. “Yang terpenting harus selalu semangat dalam bermain. Apa yang sudah dilatih dan dan apa yang akan dihadapi tetap harus dijalani dan tidak boleh menyerah. Namun, karena di pertandingan selanjutnya kami akan melawan UNS, kami tidak menetapkan target untuk menang. Dari yang kami lihat, materi pemain UNS lebih unggul dari kami. Jadi, nanti kami hanya akan bermain dan apa pun hasilnya akan kami terima. Kami juga sudah memenangi pertandingan dua kali, jadi saya pikir poin kami sudah aman meskipun nanti kalah dari UNS,” lanjut Mahardika.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Badminton