Connect with us

Badminton

Putra UPH Taklukkan UGM di Fase Grup Pul LIMA

Yogyakarta – LIMA Badminton Nationals Season 7 hari ketiga menampilkan pertandingan pul LIMA kategori beregu putra pada Rabu (3/4). Kompetisi yang dilakukan di Grha Instiper Yogyakarta tersebut dimenangi oleh Universitas Pelita Harapan (UPH) saat berhadapan dengan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Di nomor pertama, Ahmad Faiz Fardri Amrullah keluar sebagai tunggal pertama UGM untuk melawan wakil UPH, Titus Jaya. Lewat smes dan pertahanan yang kuat, Faiz sukses membuat UGM unggul lebih dulu dengan mengalahkan pukulan smes dan drive dari Titut. Meski mampu mengimbangi lawan, Titut terlalu banyak membuat kesalahan yang membuat dirinya kehilangan poin. Permainan ditutup dengan kemenangan tipis Faiz di skor 21-19, 21-19.

Nomor kedua diisi oleh Aditya Pranata/Auzan Dhika Arfadly yang melawan ganda pertama UPH, Christian Niscal/Naufal Fawwaz. Aditya/Dhika memiliki smes yang cukup kuat dan permainan cepat, namun terlalu sering membuang peluang yang mudah. Hal itu membuat mereka gagal menambah poin untuk UGM.

Christian/Naufal juga memiliki permainan cepat. Meski suka memberikan bola-bola dengan mudah, serangannya tetap bervariasi. Kedua pasangan tersebut saling bermain ketat di nomor ini. Gim pertama dimenangi oleh pemain UPH dengan skor 21-16. Aditya/Dhika membalikkan keadaan di gim kedua dengan 21-18 poin. Permainan berakhir setelah pemain UPH meraih skor 11-6 di babak penentuan.

Selain rubber game, persaingan juga dihiasi dengan skor deuce saat Muammar Iqbal/Dimas Septian Atmaja/Dodi Fitriadi bertanding dengan tripel UPH, Michael Henry/Ivan Gunardi/Jerico Wijaya. Meski pemain UGM tersebut memiliki smes dan pertahanan yang kuat, koordinasi mereka kurang terjalin dengan baik sehingga sering mis dan salah. Sementara tripel UPH memiliki kerja sama yang baik dan kompak. Mereka juga jarang menyia-nyiakan peluang. Walaupun sempat tertinggal, Michael/Ivan/Jerico tetap bisa mengejar lawan. Bahkan memenangi pertandingan dengan 21-12, 23-21 poin.

Miftah Farid Luthfianto mewakili UGM di nomor keempat untuk berhadapan dengan Muhammad Rofiq Andira. Miftah bermain dengan tenang, tetapi tidak mempu bertahan melawan serangan lawan. Sedangkan Rofiq mampu melakukan smes dan netting yang kuat. Ia juga bermain dengan cepat dan dapat mendominasi permainan dengan baik. Hal tersebut membuat Rofiq dapat memastikan kemenangan untuk UPH. Gim berakhir dengan kemenangan Rofiq atas Miftah dengan skor yang cukup jauh, 21-11, 21-12.

Ahmad Faiz Fardri Amrullah kembali bermain sebagai ganda kedua UGM dan berpasangan dengan Dodi Fitriadi. Faiz/Dodi bersaing dengan Ivan Gunardi/Michael Henry di nomor terakhir ini. Meski memiliki permainan yang bervariasi, ganda UGM tersebut mudah tertekan dan memiliki pertahanan yang kurang bagus. Mereka juga bermain dengan tergesa-gesa sehingga membuat banyak kesalahan. Sedangkan lawannya, Ivan/Michael mangandalkan smes yang kuat dan permainan solid. Kemenangan di permainan terakhir ini dimenangi oleh pasangan UPH, Ivan/Michael dengan skor 21-13, 21-15.

Andromeda Manuputty selaku asisten pelatih UPH mengaku bahwa mereka tidak mencanangkab target saat bertanding. “Kami tidak bisa berbuat apa pun tentang lawan. Yang bisa kami lakukan hanya percaya dengan para pemain dan persiapan yang sudah dilakukan. Kami juga tidak menetapkan target apa pun. Yang penting setiap kali bermain kami harus melakukan yang terbaik.” ujar Andromeda.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Badminton