Connect with us

Badminton

Putra Unnes Buktikan Kemampuan Mengesankan

Ade Ryan Pangestu/Adhitya Setya Permana (Unnes) saat melawan Fajar Ramadhan/Joko Rianto (UAD) di babak penyisihan LIMA Badminton CJYC Season 7 pada Minggu (24/3).

Yogyakarta – LIMA Badminton: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference Season 7 menghadirkan pertandingan kategori beregu di hari ketiga pada Minggu (24/3) di Grha Instiper, Yogyakarta. Pertandingan diawali dengan beregu putra Universitas Negeri Semarang (Unnes) dan Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Di nomor tunggal pertama, unggulan Unnes Moch. Revindra Rayhaldi bertemu dengan Angga Rizki Sabdana. Revindra menaklukkan tunggal pertama UAD tersebut dengan mudah dan memenangi pertandingan dengan skor 21-12, 21-9.

Di gim kedua, Dipa Samunggolo/Muhammad Fikri Perdana juga mengantungi kemenangan untuk Unnes setelah melewati Rafiqi Falahi/Tomi Irawan dengan 21-15, 21-11.

Adhitya Setya Permana/Moch. Revindra Rayhaldi/Akmal Farabi Abdillah mengisi nomor tripel untuk melawan Agung Hidayatullah Septia/Joko Rianto/Fajar Ramadhan dari UAD. Aditya/Revindra/Akmal memastikan kemenangan untuk Unnes setelah menutup pertandingan di skor 21-13, 21-17.

Surya Adi Putranto keluar sebagai tunggal kedua Unnes untuk menjajal Rafiqi Falahi. Di pertandingan nomor keempat ini, Rafiqi menyumbang poin untuk UAD setelah mengatasi Surya dengan 21-9, 21-14.

Di nomor terakhir, Unnes kembali merebut poin melalui ganda kedua mereka, Ade Ryan Pangestu/Adhitya Setya Permana, saat bertanding dengan Fajar Ramadhan/Joko Rianto. Ade/Adhitya menutup pertandingan dengan kemenangan Unnes 4-1 atas Fajar/Joko.

“Pertama kami harus beradaptasi dengan lapangan dulu, apalagi pemain dari Unnes banyak yang baru. Namun, menurut saya saat bertanding tadi semua pemain sudah menampilkan permainan yang bagus meskipun kami sempat kehilangan poin di tunggal kedua. Semoga saja di pertandingan selanjutnya kita bisa mengambil poin penuh,” kata Aditya Setya Permana, salah satu pemain Unnes.

Semantara itu, menurut Muhammad Abdul Aziz Assa, manajer tim UAD, kekalahan tersebut akan menjadi pelajaran untuk pihak UAD. “Dari hasil pertandingan tadi kami mungkin merasa sedikit kecewa. Akan tetapi, para pemain sudah berusaha dan berlatih maksimal. Mungkin karena LIMA musim ini juga regionalnya digabung, jadi mereka harus menjalani tantangan yang baru dan lebih besar. Hasil ini akan kami jadikan pelajaran agar ke depannya bisa menjadi lebih baik lagi,” ungkapnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Badminton