Connect with us

LIMA Esports

PNJ Turunkan Empat Tim di LIMA Esports

Perhelatan turnamen terbaru dari Liga Mahasiswa (LIMA) yakni LIMA Esports tinggal menghitung hari. Game online yang saat ini sedang ramai dimainkan oleh banyak mahasiswa yaitu Mobile Legends: Bang Bang menjadi pilihan utama turnamen perdana LIMA Esports tahun ini. Sejumlah kampus telah mempersiapkan timnya untuk mengikuti turnamen ini. Salah satunya adalah Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) yang akan menurunkan empat tim di LIMA Esports.

Manajer PNJ, Ariq Bhaskara, mengutarakan alasannya menurunkan empat tim di turnamen LIMA Esports ini. Ia mengatakan bahwa ia ingin memperkenalkan kepada masyarakat luas bahwa PNJ itu ada dan mereka tidak terikat dengan nama besar Universitas Indonesia (UI). Ia dan tim esports PNJ ingin membuat mahasiswa PNJ lebih bangga dengan almamater mereka sendiri.

“Sebagai ketua umum komunitas esports di PNJ, alasan saya menurunkan empat tim di LIMA Esports tahun ini adalah untuk memperkenalkan kepada masyarakat luas bahwa PNJ itu ada dan kami bukan bagian dari UI. Selain itu, dengan kami ikut serta di LIMA Esports ini, mahasiswa-mahasiswa PNJ lebih bangga dengan almamater mereka sendiri dan tidak bergantung dengan tetangga,” ucap Ariq.

“Alasan lain saya ingin ikut serta di LIMA Esports ini dan menurunkan empat tim sekaligus adalah agar pihak kampus melirik dan mendukung komunitas ini. Dengan potensi besar yang dimiliki oleh kampus ini, hal tersebut menjadi salah satu alasan saya mengambil keputusan untuk menurunkan empat tim sekaligus,” tambahnya.

Beberapa pemain yang akan diturunkan oleh PNJ memiliki pengalaman di turnamen besar seperti Piala Menpora Esports 2020. Tiga pemain yang pernah membela PNJ di Piala Menpora Esports 2020 yaitu Gilang Ramadhan, Rama Wijaya, dan Rama Surian diharapakan dapat menjadi pemacu bagi pemain-pemain lainnya agar dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka di LIMA Esports nanti.

Meskipun memiliki pemain-pemain yang telah memiliki pengalaman dalam turnamen Mobile Legends: Bang Bang, tim PNJ tetap melakukan persiapan dan latihan. Hal ini dilakukan agar seluruh pemain dapat menampilkan permainan yang maksimal dan dapat meningkatkan mental mereka.

“Saya tidak ingin memberatkan para pemain dengan memasang target juara meskipun saya tetap berharap mereka bisa menjadi juara atau setidaknya salah satu tim mampu mewakili PNJ di Nationals. Saya hanya ingin para pemain dapat menjadikan turnamen ini sebagai pembelajaran bagi mereka untuk meningkatkan mental bertanding mereka agar terbiasa mengikuti turnamen. Dengan pelajaran tersebut, mereka bisa memberikan prestasi untuk kampus, pihak kampus melirik komunitas esports di PNJ, dan tentunya bangga bisa mewakili kampus PNJ,” katanya.

“Untuk saya pribadi, turnamen ini sangatlah berarti. Tidak hanya berbicara mengenai pencapaian melainkan hal ini yang bisa saya perjuangkan buat kampus. Hanya lewat esports ini saya bisa berkontribusi untuk kampus dengan menjadi wadah bagi mahasiswa-mahasiswa yang menyukai esports dan mendukung mereka untuk bisa menaikkan nama baik PNJ. Saya ingin mereka semua bangga dengan almamater mereka, yaitu PNJ, dan membuktikan bahwa PNJ itu ada dan bukan bagian dari UI,” tutupnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in LIMA Esports