Connect with us

News

Pentingkah Organisasi untuk Mahasiswa?

Di setiap kampus pasti ada mahasiswa/i yang aktif dan tidak aktif dalam berorganisasi. Beberapa orang aktif berorganisasi, tapi kurang di akademik, beberapa baik di akademik, tapi tidak pernah ikut organisasi. Ada beberapa yang baik di akademik dan organisasi, bahkan ada juga yang buruk di kedua bidang tersebut. Apa fungsi akademik dan organisasi? Apakah keduanya penting untuk mahasiswa/i?

Akademik merupakan ilmu atau bekal yang kita miliki untuk masa depan. Tujuan utama kuliah pun agar bisa mendapat ilmu yang lebih banyak. Setiap mahasiswa/i pasti ingin memiliki akademik yang baik sehingga ingin membuktikannya dengan meraih IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) yang tinggi. Biasanya, orang yang IPK-nya tinggi akan dibilang pintar. Namun, apakah IPK tinggi saja cukup untuk bekal di masa depan saat melamar pekerjaan?

Organisasi menjadi peran pendukung yang penting selain akademik dalam mencari pekerjaan. Organisasi tidak hanya kegiatan sekadar mengobrol atau bermain. Akan tetapi, banyak hal yang didapat lewat organisasi, yaitu :

  1. Mengasah Softskill

Dengan ikut dalam kegiatan organisasi, biasanya mahasiswa/i akan terbiasa melatih softskill-nya, seperti berbicara di depan orang, bertanggung jawab terhadap apa yang dilakukan, bagaimana bekerja sama dengan orang lain, melatih kepemimpinan, dan lain-lain. Berdasarkan hasil survei National Association of Colleges and Employers (NACE) pada 2002, IPK bukanlah hal yang dianggap penting dalam dunia kerja, yang lebih penting adalah softskill yang akan menjunjung kinerja yang efektif. Namun, jangan sampai hal tersebut membuat kalian berpikir bahwa akademik tidak penting. Akademik penting dan softskill akan menjadi faktor pendukung untuk akademik itu sendiri.

  1. Memperluas Relasi

Saat ikut berpartisipasi dalam sebuah organisasi, kita pasti bertemu dengan banyak orang. Pertemuan tersebut bisa kita jadikan kesempatan untuk memperluas jaringan relasi. Dengan memiliki relasi yang banyak, kita bisa saling membantu, berbagi ilmu, pengalaman, dan menumbuhkan jiwa sosial dalam diri kita.

  1. Belajar mengatur waktu

Saat mengikuti sebuah organisasi, artinya kegiatan kita sebagai mahasiswa/i tidak hanya belajar. Apalagi saat organisasi yang kita ikuti akan/sedang mengadakan sebuah acara. Kita pasti akan lebih sibuk karena mengurus sesuatu yang berkaitan dengan acara tersebut. Dengan begitu, secara tidak langsung kita bisa belajar mengatur waktu dengan baik agar tidak keteteran.

Pengalaman dalam berorganisasi akan membantu kita dalam menghadapi dunia kerja. Apabila kita bagus di akademik dan aktif di organisasi, perusahaan pasti akan mempertimbangkan hal tersebut karena saat terjun di dunia kerja, kita tidak hanya membutuhkan akademik, tetapi juga softskill yang sudah dilatih saat berorganisasi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in News