Connect with us

News

Peduli Dengan Negara? Berikut Film yang Terkait Dengan Pemerintahan

Film mengenai pemerintahan sangat banyak ada di dunia perfilman, baik film luar negeri maupun dalam negeri. Dari film tersebut biasanya kamu akan dilihatkan bagaimana dunia politik yang terjadi serta kritikan dari kejamnya pemerintahan yang ada. Bahkan adanya propaganda yang dilakukan oleh pemerintah untuk rakyatnya.

Kalau kamu senang akan film-film mengenai pemerintahan, dunia politik, propaganda, atau bagaimana jalannya sebuah negara yang sebenarnya. Berikut beberapa film yang bisa kamu tonton untuk sekadar untuk menghilangkan rasa stres atau ingin menambah keilmuan kamu di bidang pemerintahan.

  1. V for Vendetta (2006) 

Kisahnya diawali oleh insiden “Konspirasi Bubuk Mesiu” yang dipelopori oleh Guy Fawkes pada tanggal 5 November 1605.  Pada saat itu, Fawkes yang kecewa pada pemerintah Inggris berniat untuk meledakkan gedung parlemen. Namun, upayanya itu gagal. Di tengah kondisi demikian, V dengan mengenakan kostum ala Guy Fawkes mulai mengambil tanggung jawab atas semua hal yang terjadi dan mulai melancarkan propaganda.

Maka aksi V yang dimulai pada tanggal 5 November dimulai. Tanggal ini sendiri dipilih untuk menghormati tanggal di mana Guy Fawkes melakukan aksi peledakkan gedung parlemen Inggris pada abad ke-16 yang gagal (kisah mengenai Guy Fawkes sendiri adalah kisah yang nyata terjadi).

Satu persatu para politikus, yang merupakan sejumlah tokoh penting dari partai politik yang berkuasa, menemui ajalnya. Hal ini berkaitan dengan dosa-dosa para politikus tersebut pada masa lampau yang telah memilih V sebagai salah satu korbannya.

  1. 3: Alif Lam Mim (2015)

Alif, Lam, dan Mim adalah tiga sahabat dari satu perguruan silat yang dibesarkan bersama di pedepokan Al-Ikhlas. Alif (Cornelio Sunny) memilih menjadi aparat negara. Lam (Abimana Aryasatya) menjadi seorang jurnalis. Sementara Mim (Agus Kuncoro) yang bijak memilih mengabdi menjadi pengajar dan menetap di pedepokan. Ketiganya dipertemukan kembali setelah terjadi kekacauan pasca ledakan bom di sebuah cafe.

ledakan yang terjadi adalah “skenario” dari agen profesional yang bertujuan melakukan “framing” dan mendiskreditkan umat Islam. Film ini merupakan suatu bentuk visualisasi dari pergulatan politik yang membutuhkan kambing hitam demi tercapainya kepentingan suatu pihak, sehingga apapun dan siapa pun akan dikorbankan demi tercapainya kepentingan tersebut, termasuk orang-orang yang tidak bersalah, hingga politik agama.

  1. The Post (2018)

Menceritakan peristiwa Pentagon Papers yang terjadi tahun pada 70an silam, skandal soal pemerintah yang ketahuan menutup-nutupi langkah yang mereka sehubungan dengan Perang Vietnam. Empat Presiden Amerika diketahui berkata bohong. Yang katanya mendukung perang, malah mengirim tentara tambahan. Yang katanya tidak akan mencampuri urusan Asia, nyatanya malah mereka yang menyerang Vietnam.

Penerbit koran kecil milik Washington Post yang punya bukti. Seseorang misterius menaruhnya begitu saja di meja redaksi. Inilah bahasan yang mereka cari-cari. Akan tetapi, para reporter sudah dihadapkan dengan dilema. Apakah mereka akan tetap mempublikasikannya. Sekarang, nasib demokrasi negara berada di pundak mereka.

  1. Foxtrot Six (2019)

Indonesia diceritakan menjadi negara superpower berkat kekuatan pangan yang masih bisa bertahan di tengah krisis makanan. Sayangnya, naiknya derajat Indonesia di mata dunia Internasional enggak dirasakan oleh rakyat kecil, mereka masih merasakan perihnya menahan rasa lapar.

Pundi yang masuk ke Indonesia hanya bisa dirasakan oleh segelintir orang, terutama partai PIRANAS, yang menguasai sebagian besar pemerintahan Indonesia. Hal ini menyebabkan munculnya reaksi pemberontakan di berbagai daerah yang digerakkan oleh THE REFORM.

Dalam melaksanakan impian THE REFORM, Angga (Oka Antara)merekrut kawan lamanya di Angkatan Bersenjata. Mereka adalah Oggi (Verdi Solaiman), Bara (Rio Dewanto), Tino (Arifin Putra), dan Ethan (Mike Lewis). Dibantu oleh Spec (Chicco Jericho), sosok misterius yang mengawal perjuangan THE REFORM dari kegelapan, enam orang ini memulai misi mereka untuk mengakhiri tirani.

  1. The Trial of the Chicago 7 (2020)

Secara keseluruhan, film ini mengambil sudut pandang dari kedelapan tokoh yang berada di persidangan setelah dianggap memicu kerusuhan demonstrasi pada saat Konvensi Nasional Demokrat tahun 1968 di Chicago. Demonstrasi tersebut terjadi karena kebijakan Perang Vietnam Presiden Lyndon B. Johnson.

Sosok tersebut yakni Abbie Hoffman, Jerry Rubin, Tom Hayden, Rennie Davis, David Dellinger, Lee Winer, John Froines, dan Bobby Seale. Bobby Seale kemudian dipisahkan karena alasan tertentu sehingga mereka menjadi tujuh.

Segala hal yang ada di film ini terlihat sangat alamiah. The Trial of the Chicago 7 membuat para penonton berpikir realistis. Demonstrasi itu penting untuk menjaga demokrasi, tetapi tidak semua demonstran itu benar.  Film ini juga mengingatkan bahwa di balik perang, ada ribuan nyawa orang tidak bersalah yang gugur. Apakah pemerintah peduli dengan mereka? Terkadang, mereka hanya dianggap sebagai angka.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in News