Connect with us

Badminton

Laga Menegangkan ITB dan Unpar di Hari Pertama LIMA Badminton WJC 2019

Bandung – Kemenangan manis bagi Institut Teknologi Bandung (ITB) setelah kembali berpartisipasi di LIMA Badminton: Blibli.com West Java Conference.
ITB terakhir kali berpartisipasi di LIMA Badminton WJC Season 5. Di hari pertama LIMA Badminton WJC 2019, Minggu (24/3) kategori beregu, ITB berhadapan dengan Universitas Parahyangan (Unpar). Pada sesi tunggal pertama ITB sudah mendapatkan serangan dan tertinggal skor di gim pertama dalam duel yang berlangsung di GOR Tri Lomba Juang, Bandung, ini.

Alvin Tri Putra dari Unpar berhasil unggul dari Johannes Merrick (ITB) dengan skor 21-13. Terjadi deuce di gim kedua. Johannes memenangi pertandingan dengan skor 24-22. Gim penentuan terjadi mendebarkan. Johannes berhasil meraih poin pertama untuk ITB. Johannes menang dengan skor tipis 11-9.

Di nomor ganda pertama, pasangan dari Unpar membalas kekalahan rekannya. Andrew Prestius Limas/Elbert Adelwin (Unpar) memenangi gim pertama atas Muhammad Afif Ramadhana Mursika/Rengga Fakhri (ITB) dengan skor 21-16. Namun, pada gim kedua terjadi deuce yang dimenangi Afif/Rengga, pasangan ITB dengan skor 24-22.

Rubber game terjadi kembali. Afif/Rengga harus mengakui ketangguhan Andrew/Elbert. Andrew/Elbert menang dengan skor tipis 11-10. Di nomor Tripel, ITB kembali unggul setelah memenangi dua gim langsung dengan skor 21-15 dan 21-13.

Tunggal putra ITB Muhammad Rafli Fadhilah, mendapat serangan dari Blansius Ma (Unpar). Blansius terus melakukan serangan pada Rafli. Blansius menang dua gim langsung dengan skor 21-17 dan 23-22.
Sesi ganda kedua menjadi laga menegangkan, karena penentuan siapa yang akan memenangi pertandingan Pul B hari pertama ini.

Hafid Ihsan Hasanudin/Nardo Rizaldy (ITB) menang di gim pertama atas Gregorius Nathan Adriel/Yoshua Thendar, dengan skor tipis 21-19. Gregorius/Yoshua mengejar ketertinggalan skor, dan menang dengan skor 21-19. Hafid/Nardo dan Gregorius/Yoshua harus melewati rubber game.

Kegigihan pasangan ITB mendapat hasil yang manis. Hafid/Nardo menang setelah melewati laga mendebarkan dengan skor 11-6.

Menurut Arjuna Satriya, selaku manajer ITB, pertandingan menghadapi Unpar terasa berat. Namun, timnya tetap fokus ditiap nomor pertandingan.
“Kami merasa kesulitan menghadapi tim Unpar. Akan tetapi, tim kami mencoba untuk tetap fokus di tiap nomor pertandingan, dan mencoba untuk tidak terburu-buru ketika skor kami sedikit lagi menuju kemenangan,” kata Arjuna.

Arjuna mengaku tahu kelemahan timnya, sehingga akan berusaha menekan kesalahan.
“Kami tahu kelemahan tim kami, yaitu kurangnya kesabaran. Kami akan berusaha meminimalisasi kesalahan,” kata Arjuna lagi.
Di lapangan lain, Universitas Komputer Indonesia (Unikom) menang dengan skor penuh 5-0 atas Politeknik Pos Indonesia (Poltekpos). ITB akan menghadapi Unikom pada Senin (25/3).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Badminton