Connect with us

Basketball

Kilas Balik Penghargaan LIMA Basketball Nationals Season 6

Liga Mahasiswa (LIMA) selaku penyelenggara kegiatan olahraga untuk kalangan mahasiswa saat ini telah mencapai tahun kedelapan. Penyelenggaraan acara LIMA Badminton telah berjalan sejak musim pertama pada 2013. Tahun ini perhelatan LIMA Basketball memasuki Season 8. Mari kita ingat kembali juara-juara pada musim sebelumnya. Berikut adalah kilas balik penghargaan LIMA Basketball Nationals Season 6:

  1. Tim juara

Dua wakil LIMA Basketball: Air Mineral Prim-A Greater Jakarta Conference Season 6 berhasil menyabet gelar juara putra dan putri. Kedua tim tersebut adalah Universitas Pelita Harapan (UPH) Banten yang mampu menjadi juara kategori putra dan Universitas Esa Unggul (UEU) Jakarta untuk kategori putri. Regu putra UPH mampu membawa gelar keempat mereka secara berturut-turut pada musim tersebut, sedangkan regu putri UEU merebut gelar ketiga mereka secara beruntun pada musim keenam LIMA Basketball Nationals Season 6.

  1. Top assist

Pada kategori beregu putri, student athlete dari Universitas Esa Unggul (UEU) Jakarta, Tiara Aulia Denaya, muncul sebagai pemain dengan assist terbanyak pada musim tersebut. Sang pemain dinobatkan sebagai pemain dengan assist terbanyak ketika mendapatkan total assist sebanyak 15. Meskipun gagal membawa timnya berlaga di partai semifinal, student athlete Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Dandung O’Neal Pamungkas, mampu menjadi top assist untuk kategori putra dengan total assists sebanyak 10.

  1. Top steal

Tiara Aulia Denaya dari UEU kembali dinobatkan sebagai pemain regu putri yang mampu merebut bola paling banyak di LIMA Basketball Nationals Season 6. Student athlete jurusan Broadcasting tersebut mampu menorehkan total 15 steal. Untuk kategori putra, sang kapten dari regu putra Institut Perbanas, Muhammad Basith, menjadi pemain dengan steal terbanyak di LIMA Basketball Nationals Season 6. Basith mencatatkan 15 total steal dalam lima pertandingannya bersama Perbanas.

  1. All Academic Player

LIMA sebagai penyelenggara turnamen olahraga untuk kalangan mahasiswa menginginkan bahwa setiap peserta yang mengikuti turnamen tetap memfokuskan kegiatan akademik mereka. Hal tersebut tercantum dalam persyaratan keikutsertaan bahwa para student athlete yang ingin mengikuti turnamen LIMA harus memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,00. Zulfa Nur Umniyah dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung dan Alfi dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta menjadi peraih All Academic Player yang diberikan untuk peserta dengan IPK tertinggi. Di LIMA Basketball Season 6. Zulfa memiliki IPK tertinggi 3,91, sedangkan Alfi memiliki IPK 3,90.

  1. Most Valuable Player

Gelar Most Valuable Player (MVP) atau pemain terbaik dapat ditentukan dari pemain yang mempunyai efisiensi tertinggi pada partai puncak di tim yang berhasil keluar sebagai juaranya. Berdasarkan penilaian tersebut, Jane Charissa Adelaide Purwandoyo dari UEU dan Yesaya Alessandro Saudale dari UPH menjadi pemain terbaik pada LIMA Basketball Nationals Season 6. Jane Charissa sukses menyandang pemain paling berharga untuk kategori putri setelah mengemas poin efisiensi sebanyak empat poin, sedangkan Yesaya dari kategori putra mendapatkan poin efisiensi sebanyak lima poin.

  1. Best management

Liga Mahasiswa (LIMA), sebagai penyelenggara turnamen olahraga tingkat mahasiswa, memberikan apresiasi kepada tim dengan manajemen dan kedisiplinan yang baik. Kriteria untuk meraih gelar best management adalah kecepatan dalam pengumpulan berkas, tidak ada berkas yang salah atau digantikan, tidak memiliki kesalahan dalam baju atau jersey, tidak mendapatkan masalah selama pertandingan berlangsung, dan tidak melakukan protes di media. Dengan penilaian tersebut, LIMA menobatkan tim putri Universitas Surabaya (Ubaya) dan tim putra Institut Perbanas Jakarta sebagai tim dengan manajemen terbaik pada LIMA Basketball Season 6.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Basketball