Connect with us

Featured

Jesslyn: Kembangkan Bakat Lewat LIMA

Jesslyn Rasali merupakan student-athlete Universitas Surabaya (Ubaya). Setelah tiga kali ikut kompetisi Liga Mahasiswa cabang olahraga basket, ia mengaku bahwa kemampuannya semakin berkembang. Ia ingin melakukan yang terbaik sebelum lulus kuliah seiring keingiannya akan lebih berkonsentrasi mengejar akademik.

“Dengan ikut kompetisi LIMA, saya bisa mendapat jam terbang yang lebih banyak. Kemampuan saya juga semakin meningkat karena LIMA merupakan salah satu wadah untuk mengembangkan bakat para student-athlete,” kata Jesslyn.

“Setiap tahun kami bertemu dengan tim-tim yang semakin baik. Jadi, itu menjadi salah satu motivasi kami untuk menjadi lebih baik juga agar bisa terus mempertahankan gelar di kompetisi LIMA ini,” tambahnya.

Ia juga berkata, “LIMA telah menciptakan student-athlete yang tidak hanya bagus dalam bermain basket, tetapi juga dalam perkuliahan. LIMA juga memotivasi saya agar terus bisa mendapat IPK yang bagus. Dari yang saya lihat sejauh ini, orang yang bermain basket bagus, biasanya juga cerdas dalam akademik.”

Mahasiswi jurusan psikologi ini mengaku bahwa setelah lulus ingin menerapkan ilmu akademiknya. Ia mengatakan, “Setelah lulus, saya ingin mengejar akademik. Menurut saya akademik lebih penting untuk masa depan. Apalagi, saya perempuan. Saya melihat pemain basket perempuan di Indonesia belum terlalu diperhatikan.”

“Saya hanya ingin bermain basket untuk kesenangan sendiri nanti. Oleh karena itu, sebelum lulus saya ingin melakukan yang terbaik untuk kampus, orang tua, dan diri sendiri agar nanti bisa dikenang” tutup perempuan kelahiran Semarang ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Featured