Connect with us

Badminton

Inner Strength: Menggapai Dua Tujuan yang Tampak Mustahil

Anisa Putri Alifah, atau yang akrab disapa Icha, adalah student athlete dari Universitas Padjadjaran (Unpad) angkatan 2018. Icha yang baru melakukan debutnya di LIMA Badminton Season 7, menghadapi banyak tantangan yang harus dihadapi saat mengejar mimpi sebagai atlet dan psikiater. Namun, keinginan yang kuat dan semangat dalam dirinya membuat Icha tidak mudah menyerah. Anak bungsu dari tiga bersaudara ini sudah bermain badminton sejak dirinya bersekolah di Taman Kanak-kanak saat usianya menginjak lima tahun.

Perempuan yang lahir di Bandung, 26 Juni 2000, ini, bercita-cita untuk menjadi seorang dokter, saat ia masih kecil. Namun, karena dirinya tetap ingin menjadi seorang atlet, Icha harus mengubur cita-citanya itu. Memasuki dunia perkuliahan, semangat Icha untuk menjadi seorang dokter masih sangat tinggi. Ia akhirnya memilih jurusan kuliah kesejahteraan sosial dengan propsek kerja menjadi seorang psikiater.

Icha yang mempunyai dua tujuan untuk masa depannya merasa senang karena dirinya seperti menantang diri sendiri. Pada saat orang lain berkomentar bahwa ia harus memilih salah satu cita-citanya, justru Icha semakin termotivasi untuk membuktikan bahwa dirinya mampu mengimbangi prestasi di badminton dan akademik. Hal itu dibukitikan ketika Icha menjuarai Pekan Olahraga Daerah (Porda) mewakili Kabupaten Bogor dan sering mendapatkan ranking.

Selama bermian badminton, Icha sudah beberapa kali mengalami cedera, seperti angkel yang membengkak besar, hamstring, keram satu badan, dan ada otot yang putus di bagian pinggangnya. Saat mengalami masa sulit seperti itu, Icha sempat berpikir akan berhenti. Namun, mengingat usahanya berlatih sejak kecil, cita-cita yang belum tercapai, orang tua yang tidak pernah absen datang saat dirinya sedang bertanding dan selalu mendukung cita-citanya, membuat Icha bangkit kembali.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Badminton