Connect with us

Featured

Frida: LIMA Menjadi Jembatan ke Liga Pro

Frida Fauziah Arimbi merupakan student athlete futsal Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Setelah dua kali mengikuti kompetisi LIMA, ia dipercaya untuk bermain di liga pro bersama UPI FKB. Student athlete yang ingin menjadi pemain timnas ini belajar kedisiplinan lewat LIMA.

Frida adalah mahasiswa jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga. Ia sudah berpartisipasi di kompetisi LIMA sejak musim keempat. Pada 2016, ia membela UPI dengan status mahasiswi baru, yang masih memiliki kesempatan bermain yang kecil. Setelah tekun berlatih, ia kembali mengikuti kompetisi LIMA dan dipercaya untuk bermain dengan waktu yang lebih banyak.

Partisipasinya dalam membuat UPI mempertahankan gelar di fase Nationals musim kelima mengawali perjalanannya di dunia profesional. “Setelah penampilan di LIMA pada 2017 dan berhasil membawa UPI juara, saya dipercaya oleh pelatih untuk promosi bermain di Liga Pro 2018 bersama para senior dari UPI FKB Bandung,” ujarnya.

Debutnya di Liga Pro 2018 tersebut membuat student athlete kelahiran Bandung ini mengikuti seleksi nasional futsal Indonesia untuk ajang AFC Women Futsal 2018. Hingga kini, ia masih berada di klub pro UPI FKB Bandung.

Meski memiliki kemampuan di bidang olahraga, Frida juga tidak melupakan perannya sebagai mahasiswi. Menurutnya, prestasi non-akademik bisa menjadi motivasi tersendiri, sedangkan nilai akademik untuk pengetahuan dan bekal di masa depan. Anchor UPI ini berkeinginan menjadi pelatih. Namun, di usia mudahnya saat ini, ia masih ingin menekuni dunia pro.

Frida juga masih memiliki beberapa tujuan yang ingin dicapai, salah satunya adalah mengenakan jersey berlambang garuda di dada. Untuk menggapai hal itu, ia selalu berlatih dengan sungguh-sungguh dan menampilkan kemampuan terbaiknya di setiap pertandingan. Walaupun tidak selalu bermain dengan baik, setidaknya ia bisa bertanggung jawab atas keputusan yang dilakukan saat di lapangan.

Selain itu, selama empat tahun menjadi student athlete di LIMA, Frida mengaku mendapat manfaat dari kompetisi LIMA. “Kompetisi LIMA bisa berdampak untuk masa depan karena banyak pelatih Liga Pro yang memantau para student athlete LIMA. Selain itu, banyak manfaat yang didapat dari LIMA. Salah satunya adalah kedisiplinan. LIMA sangat teperinci mengenai kedisiplinan, baik untuk jersey, waktu kedatangan, penyerahan daftar susunan pemain, dan lainnya. Kedisiplinan tersebut bisa saya terapkan ke dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Featured