Connect with us

LIMA Basketball: McDonald's EJC Season 7

Dua Tim Pul C Naik Peringkat

Malang – Posisi klasemen Pul C berubah di pertandingan hari keempat LIMA Basketball: McDonald’s East Java Conference Season 7. Dua tim berhasil naik tingkat di kompetisi yang digelar di Sport Center UIN Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) pada Sabtu (27/7) ini.

Universitas Ciputra (UC) Surabaya memenangi pertandingan atas Universitas Ma Chung Malang dengan skor yang cukup jauh. Pertandingan diawali oleh keunggulan Ma Chung dengan skor 9-5 di kuarter pertama. Poin yang mereka raih didapat lewat tiga lemparan dua poin dan satu tembakan tiga angka.

Di kuarter kedua, UC mulai menyusul keunggulan lawan. Mereka membalikkan keadaan dan mengakhiri kuarter kedua dengan skor tipis 21-19. Selisih poin menjadi sembilan angka di kuarter ketiga dan pertandingan ditutup oleh kemenangan UC di skor 61-37.

Hasil tersebut membuat Wirawan Widyanata dkk. yang sebelumnya berada di klasemen terbawah menjadi peringkat ketiga di klasemen Pul C.
Selain UC, Politeknik Negeri Malang (Polinema) yang kemarin menduduki posisi kedua, kini berada di puncak klasemen Pul C setelah mengalahkan rivalnya, Universitas Brawijaya (UB) Malang.

Polinema sudah unggul tujuh poin di kuarter pertama saat UB belum mampu mencetak angka. Namun, UB melejit di kuarter kedua dan mencuri keunggulan dengan skor tipis 17-16. Selisih poin semakin jauh di kuarter selanjutnya hingga UB mengakhiri pertandingan dengan kemenangan mereka di skor 47-40.

Dari kedua pertandingan di atas, UC dan Polinema mampu mengalahkan lawannya dan naik peringkat.

“Di awal pertandingan, kami sempat tertinggal. Namun, saya menginstruksikan pemain untuk tetap menjalani strategi yang sudah disiapkan. Setelah mereka mau berusaha dan kerja keras, akhirnya kami bisa memenangi pertandingan ini,” kata pelatih UC, Ernest Koswara.

Berbeda dengan pelatih UC, manajer Polinema, Fauzi Akbar Rahmawan mengaku tidak menyangka bisa mengalahkan UB. “Ini pertama kalinya kami bisa mengalahkan UB. Mereka cukup membuat tim kami kewalahan pada saat mulai menyamakan kedudukan dan membalikkan keadaan. Mental para pemain cukup tertekan saat itu. UB bermain cukup baik. Dari segi kemampuan, pada dasarnya mereka di atas kami. Tetapi, para pemain mampu memperbaiki pertahanannya dengan baik. Semoga dengan kemenangan ini mereka tidak besar kepala dan tetap fokus untuk pertandingan selanjutnya,” kata Fauzi.

ITS Unggul di Papan Bawah

Satu pertandingan lain di hari keempat ini adalah laga antara dua tim yang berada di dua posisi terbawah klasemen Pul B, Universitas Merdeka (Unmer) Malang dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Pertandingan ini dimenangi oleh ITS dengan skor yang cukup jauh.

Dominasi ITS sudah terlihat di kuarter pertama. Mereka sudah menjauhkan jarak 10 poin dari lawannya. Unmer mencoba membalas di kuarter kedua. Namun, ketangguhan tim yang sudah lima kali ikut kompetisi LIMA ini belum bisa dihadapi Unmer yang baru dua kali berpartisipasi.

Keunggulan tim besutan Ellanggono ini bertahan hingga laga usai. Pertandingan antara tim Surabaya dan Malang ini berakhir dengan kemenangan ITS di skor 67-32.

“Tadi sempat ada perubahan strategi di gim kedua. Semoga hasil ini bisa memicu para pemain untuk bermain lebih baik lagi di pertandingan selanjutnya. Kami akan lebih disiplin lagi dan bermain maksimal agar lebih baik lagi dari gim hari ini,” kata Ellanggono, pelatih ITS.

Meski pertandingan ini dimenangi oleh ITS, Unmer sudah malakukan yang terbaik mengingat mereka sudah vakum selama dua tahun.

Nuria Hellianti Aristar selaku pelatih Unmer juga mengakui bahwa dengan kembalinya tim Unmer, masih banyak yang harus diperbaiki. Ia berkata,“Tim putra kami pernah mengikuti LIMA sebelumnya. Setelah vakum beberapa tahun, kami ingin kembali ke dunia basket untuk mengibarkan kembali bendera Unmer. Para pemain sudah melakukan yang terbaik. Namun, masih banyak yang harus kami evaluasi.”

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in LIMA Basketball: McDonald's EJC Season 7