Connect with us

News

Bukan Membaik, Malah Memburuk: Indonesia Masih Darurat Covid-19

Penularan Coronavirus Disease (Covid-19) di Indonesia hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Sudah enam bulan berada dalam masa pandemi, kondisi Indonesia dalam masa pandemi ini tidak membaik, malah memburuk.

Berdasarkan data, pemerintah memperlihatkan bahwa penularan virus korona masih terjadi di masyarakat, sehingga jumlah kasus Covid-19 di Indonesia terus bertambah.

DKI Jakarta kembali mencatat kasus virus korona terbanyak di Indonesia dengan tambahan 1.105 pasien pada Senin (7/9/2020). Total terdapat 47.796 kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta.

Berdasarkan data Kementrian Kesehatan (Kemenkes), terdapat 693 pasien sembuh sehingga totalnya menjadi 35.431 orang. Adapun pasien meninggal bertambah 29 orang menjadi 1.318 orang.

Sementara itu, Provinsi Jawa Timur tercatat dengan jumlah kasus terbanyak kedua di Indonesia. Total ada 35.634 orang kasus positif di Jatim.

Secara nasional pada Senin (7/9/2020) tercatat kasus positif Covid-19 mencapai 196.989 buah kasus. Angka ini mengalami penambahan 2.880 kasus. Sementara total pasien sembuh per 7 September 2020 mencapai 140.652.

Data tersebut menunjukkan Indonesia masih darurat Covid-19. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan bahwa pemerintah terus berupaya menekan penularan Covid-19.

Sementara itu, Liga Mahasiswa (LIMA) sebagai lembaga pengembangan mahasiswa Indonesia juga terus mengampanyekan kepada seluruh mahasiswa Indonesia untuk tetap menjaga pola hidup sehat. Pola hidup sehat itu minimal dengan menerapkan 3M, yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.

Firda Ayu Cahyaningsih, salah satu student athlete badminton dari Universitas Brawijaya, merasa sangat prihatin dengan terus meningkatnya angka penularan Covid-19. “Salah satu hal yang menjadi keresahan saya adalah para pembuat kebijakan masih sering kali kurang tepat dan salah sasaran dalam penerapan kebijakan. Saya melihat masih kurangnya ketegasan pemerintah, sehingga tidak mengherankan jika Indonesia kewalahan dalam mengatasi penyebaran Covid-19 ini,” ucapnya.

Student athlete kelahiran Banyuwangi ini juga memberikan pandangannya mengenai pola hidup sehat agar terhindar dari penularan Covid-19. Hal penting yang ia lakukan adalah tetap mengikuti protokol kesehatan.

“Saya selalu memakai masker ketika keluar rumah, selalu membawa hand sanitizer di tas, dan mulai membiasakan membawa alat makan dan sedotan sendiri ketika membeli makanan di luar. Selama dua bulan terakhir, saya harus pergi ke beberapa kota. Jadi, saya juga melakukan tes rapid secara berkala untuk meminimalkan hal-hal yang tidak diinginkan,” tutupnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in News