Connect with us

I am a Student Athlete

Basket Hobi Semata

Setiap orang pasti ingin bisa merasa bahagia dengan apa yang ia sukai dan cintai. Namun, student athlete Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta, Rigita Fitria Ardiani, berusaha untuk tidak jatuh cinta dengan hobinya, yakni basket. Menurutnya, basket hanyalah sebuah hobi.

Pemain yang telah berpartisipasi di LIMA Basketball selama dua musim yaitu di Season 5 dan 7 ini telah lama mengenal basket. Ia mulai kenal basket sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Akan tetapi, jauh sebelum itu, ia lebih dahulu mengenal olahraga voli.

Mulai dari keisengannya ikut kakak kelasnya di ekstrakurikuler basket, ia akhirnya menemukan kenyamanan dan keseruan di dunia basket. Perasaan tersebut yang membuat dirinya mantap untuk memilih basket sebagai hobinya apalagi ia besar di keluarga yang sangat mencinta olahraga.

“Awalnya, saya bermain voli di bangku Sekolah Dasar (SD). Ketika beranjak SMP, saya mendapat tawaran dari kakak kelas saya untuk ikut ke ekstrakurikuler basket. Setelah bermain, saya menemukan keseruan di basket. Alhasil, saya menjadikan basket sebagai hobi saya hingga saat ini,” katanya.

“Saya besar di keluarga yang sangat menyukai olahraga. Ayah dan abang saya bermain sepak bola, sedangkan Ibu senang bermain voli. Dengan latar belakang tersebut, saya pun mendapat dukungan penuh untuk menjalani basket dari keluarga saya,” tambahnya.

Perempuan yang akrab dipanggil Gita ini memiliki beberapa prestasi yang berhasil ia torehkan di dunia basket. Gita berhasil membawa nama baik Sekolah Menengah Atas (SMA) 1 Cianjur menjadi juara di Development Basketball League (DBL) West Java Championship. Selain itu, ia mampu mendapat kesempatan untuk mewakili daerahnya di Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil), Pekan Olahraga Daerah (Porda), dan juga ikut serta dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda). Ia juga berkesempatan untuk ikut serta dalam kepanitiaan Honda DBL D.I. Yogyakarta pada 2019.

Meskipun ia besar dan memiliki prestasi di dunia basket, Gita berusaha agar hobi basketnya tidak berubah menjadi cinta. Maka dari itu, tudent athlete yang mengambil jurusan Manajemen di UPN Veteran Yogyakarta tersebut tetap berusaha hingga saat ini untuk menjadikan hobi basketnya tidak berubah menjadi sebuah cinta karena menurutnya ia akan sulit untuk melepaskannya.

“Saya adalah pribadi yang tidak ingin hobi basket saya berubah menjadi sebuah cinta karena saya akan sulit melepaskannya. Dahulu, memang saya bercita-cita untuk menjadi pemain basket profesional. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, saya lebih mementingkan pendidikan saya dan berusaha untuk menjadi seorang wanita karier. Saya tidak ingin menyia-nyiakan empat tahun pendidikan saya di kampus hanya untuk menjadi perempuan yang berada di dapur saja,” ucapnya.

Gita yang telah berpartisipasi di LIMA Basketball Season 5 dan Season 7 tersebut sangat senang bisa bermain di LIMA. Gita mengatakan, “LIMA adalah turnamen yang sangat seru. Keseruan tersebut bisa saya dapatkan ketika bisa melihat dan bermain di satu lapangan yang sama dengan pemain-pemain yang hebat dari universitas dari berbagai daerah.”

“LIMA adalah sebuah turnamen basket yang dikhususkan untuk mahasiswa. Selain itu, ajang ini menjadi wadah bagi mahasiswa yang mempunyai bakat di bidang olahraga. Saya menyarankan kepada mahasiswa yang belum mengikuti LIMA agar ikut turnamen ini karena kalian akan mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan,” tutupnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in I am a Student Athlete