Connect with us

Badminton

Ahmad Saepul Azhari: Seorang Pelatih dengan Segudang Pengalaman

Ahmad Saepul Azhari, atau yang kerap disapa Aep, merupakan pelatih Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Aep sudah bermain badminton sejak taman kanak-kanak. Saat itu, pekejaan ayahnya adalah wiraswastawan di GOR bulutangkis dekat rumahnya. Ia juga sering menemani ayahnya bekerja. Faktor lingkungan dan kebiasaan tersebut membuat Aep memiliki kemauan untuk mulai menekuni badminton.

Aep lulus kuliah S1 pada 2017 dan kembali berkuliah untuk jenjang pascasarjana pada 2018. Ia mulai menjadi pelatih di UPI saat masih duduk di bangku perkuliahan pada 2016. Saat ini, ia juga melatih di Bandung Independent School, Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Bandung, dan SGS PLN Cijerah. Selain karena lulusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga UPI, profesi pelatih dilakukan karena ia sudah memiliki lisensi pelatih olahraga BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) Asia, pelatih bulutangkis BWF (Badminton World Federation) Level 1, dan pernah terjun langsung sebagai akademisi dan praktisi di dunia bulutangkis.

Selain menjadi pelatih, mahasiswa asal Bogor ini juga pernah menjabat sebagai ofisial, manajer, atlet, technical official, dan panitia pelaksana, baik di kompetisi Liga Mahasiswa maupun yang lain.

Meski disibukkan dengan aktivitas yang padat, Aep tidak merasa kesulitan untuk menjalani semuanya. Ia justru bersyukur dengan segala kegiatan yang dilakukan. Saat ini pendidikan dan badminton sudah ia jadikan sebagai hobi.

Saat menjadi student-athlete, Aep turut membawa kampusnya menjadi runner-up LIMA Badminton: Blibli.com West Java Conference Season 3 dan LIMA Badminton: Nationals Season 3 pada 2015. Ia hanya mengikuti pertandingan LIMA Badminton selama satu musim karena posisi pelatih di kampusnya tidak ada dan banyak yang mendukung dirinya untuk menempati posisi tersebut.

Selain pretasinya di LIMA, ia juga memiliki segudang prestasi lain. Beberapa di antaranya adalah runner-up Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) UPI 2014, peringkat tiga UiTM Fiesta Malaysia 2015, dan peringkat tiga Telkom University Badminton Super Challenge 2016 dan 2017.

Menurut Aep, menjadi seorang pelatih harus memahami karakter semua pemain. Dengan begitu, sang pelatih dapat mengetahui gaya melatih yang tepat untuk atlet tersebut.
Motivasi yang sering ia berikan kepada para pemainnya adalah bahwa seorang pemain harus bekerja keras dan bermain maksimal dengan meyakinkan diri sendiri bahwa pemain tersebut bisa melakukan yang terbaik.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Badminton